Kata siapa penghasilan naik artinya kaya? Saya akan ajak Anda dengan sebuah permainan. Cari secarik kertas dan buat garis besar berbentuk T:
--------------------------------
Produktif | Konsumtif
|
- | -
- | -
- | -
- |
|
|
|
Sudah? Lakukan sekarang....
Coba Anda lihat kamar Anda atau rumah Anda, tuliskan harta atau benda yang sifatnya konsumtif di sebelah kanan:
"jika tidak dijual barang tersebut tidak menghasilkan uang"
Dan ,tulis harta atau benda yang sifatnya produktif di sebelah kiri:
"jika tidak dijual barang tersebut tetap menghasilkan uang"
Saya yakin, lebih banyak poin di kanan daripada kiri.
"Tapi kan? Meskipun harta produktif saya cuma satu,, itupun bisa menghasilkan puluhan juta?" Anda bilang.
OK kawan, sekarang saya akan bilang apa yang Robert T. Kiyosaki katakan (seorang ahli kecerdasan finansial yang SUDAH mensukseskan orang menjadi milyarder baru):
"Ada 2 pola cara orang mencari uang"
Pola 1 (active income):
Kerja --> Penghasilan --> Rencana Hidup Terwujud
Nggak Kerja --> Nggak Ada Hasil --> Nggak Ada Yang Terwujud
Pola 2 (passive income)
Kerja --> ASET --> Penghasilan --> Rencana Hidup Terwujud
Nggak Kerja --> ASET --> Penghasilan --> Rencana Hidup TETAP Terwujud
Jadi, harta produktif Anda adalah ASET, yang ketika Anda nggak bisa kerja, penghasilan tetap dapat.
Tapi jika ASET itu entah kenapa jadi ambruk, apa ASET cadangan Anda?
Jadi, BUKAN seberapa besar ASET Anda menghasilkan uang tetapi berapa banyak ASET yang menghasilkan uang.
Ini baru aman finansial atau bebas finansial.
Penghasilan besar tanpa manajemen finansial = tidak kaya.
Penghasilan besar? Berapa ASET Anda?
Nol? --> Tidak Kaya
Kaya = Banyak ASET
Gimana manajemen finansial yang tepat untuk kita?
Nantikan di intel saya yang berikutnya!
|
Contributor's Note
Anda bisa cari beberapa seri buku Robert T. Kiyosaki karena beliau adalah GURU BESAR kecerdasan finansial. Gambar di bawah adalah salah satu contohnya bukunya.
|